SMP Negeri 4 Waru merayakan hari jadinya yang ke-28 dengan rangkaian kegiatan meriah bertajuk UNITY 28: United, Noble, Innovative, Youth, Together. Perayaan Dies Natalis tahun ini menjadi momen penting untuk mengapresiasi budaya Indonesia, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta mendorong pemanfaatan barang bekas di lingkungan sekitar.
Rangkaian Lomba yang Meriah
Berbagai perlombaan digelar untuk memeriahkan acara. Salah satu yang paling menarik adalah Lomba Hand Bucket yang diikuti oleh seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX. Uniknya, hand bucket yang dilombakan bukanlah produk biasa, melainkan hasil kreasi dari bahan-bahan bekas seperti koran, plastik, kardus, dan foam. Lomba ini tidak sekadar menampilkan kreativitas dan keindahan, tetapi juga menjadi wujud nyata daur ulang barang bekas menjadi cendera mata yang menarik dan bernilai guna.
Selain itu, Lomba Varvor menjadi ajang bagi para siswa untuk menunjukkan kekompakan, kreativitas, dan keberanian. Kegiatan ini juga menjadi sarana aktualisasi identitas lokal yang dikemas secara modern.
Lomba Cost Walk All Grades Performance juga turut menyemarakkan perayaan ulang tahun sekolah tahun ini. Seluruh jenjang kelas berpartisipasi dalam parade kostum kreatif yang sarat makna. Melalui kegiatan ini, para siswa menampilkan ide, karakter, serta semangat kolaborasi dalam balutan kostum yang unik dan inspiratif.
Penampilan Kelas dan Pengisi Acara
Perayaan Dies Natalis juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dari tiap kelas, mulai dari tari tradisional, drama musikal, drama legenda, hingga flash mob. Penampilan tersebut menunjukkan bagaimana generasi muda mampu mengaktualisasikan budaya di tengah perkembangan era modern. Tak kalah menarik, siswa-siswi disabilitas di SMP Negeri 4 Waru menampilkan kemampuan terbaik mereka melalui permainan angklung dan tak lupa pertunjukan ekstrakurikuler tari, serta penampilan BeFour Band dari ekstrakurikuler band. Seluruh penampilan tersebut semakin menyemarakkan suasana perayaan ulang tahun SPENPATRU ke-28.
Pameran Eco Preneur
Di balik kemeriahan panggung utama, terdapat pula pameran Eco Preneur bertema “Barang Bekas Jadi Karya Berkualitas”. Pameran ini menampilkan berbagai produk kreatif dan inovatif dari hasil daur ulang, seperti sapu dari botol plastik, patung dari kertas bekas, hingga batik tulis BANILOR (Batik Nila Kelor) yang menjadi ikon SMP Negeri 4 Waru.
Penampilan Bintang Tamu
Menjelang penghujung acara, suasana semakin meriah dengan kehadiran pembawa acara, Kak Indrachin, yang membawakan acara dengan gaya santai dan humoris. Puncak perayaan dimeriahkan oleh penampilan dua bintang tamu, yaitu DJ Druw dan Apokayan Band. Alunan musik yang energik dan suara merdu dari kedua pengisi acara, ditambah rintik hujan yang menyegarkan, menciptakan penutup yang memukau dan tak terlupakan. Perayaan HUT ke-28 yang dikemas dalam tema UNITY 28 ini tidak sekadar menjadi ajang peringatan hari jadi sekolah, tetapi juga sarana bagi seluruh siswa untuk terus bertumbuh tanpa melupakan identitas budaya bangsa. Selamat ulang tahun ke-28 SMP Negeri 4 Waru. Semoga semakin jaya dan terus mencetak generasi muda terbaik yang berkarakter serta berbudaya.

