Peringatan hari guru nasional di SMPN 4 Waru dilaksanakan dengan melakukan upacara pada 25 November di depan lapangan sekolah. Pada hari itu, petugas upacara yang biasanya dilakukan oleh para siswa pilihan, kini tampak terlihat berbeda sebab para pengajarlah yang melakukannya. Mulai dari bagian pemimpin acara, pemimpin pleton, pembaca acara, doa, UUD, hingga padus (paduan suara).
Beberapa hal yang berbeda juga antara kain, paduan suara yang menyanyikan lagu hymne dan mars PGRI, dan hymne guru sebagai lagu simbol peringatan hari guru. Diikuti Pembacaan topik upacara tentang apresiasi guru yang dilakukan oleh Bu Khusnul selaku Kaur kesiswaan.
Selanjutnya acara yang ditunggu berupa penyerahan hadiah berupa sebuket bunga mawar merah muda kepada setiap guru, serta beragam buket hadiah seperti seragam, makanan ringan, baju batik, buah tangan diserahkan oleh para siswa. Hadiah-hadiah tersebut merupakan bentuk terima kasih para siswa terhadap pengabdian dan kerja keras guru yang senantiasa tanpa pamrih dalam mendidik murid setiap hari.
“Semoga dengan perayaan hari guru yang ke-77 ini dapat lebih meningkatkan semangat para guru untuk mendidik dan mengayomi siswanya serta memperbaiki mutu pendidikan di Indonesia.” Kata Bu Ida selaku dirigen yang diwawancara saat itu.
Seorang guru adalah laksana penerang bagi kami. Bukan hanya cahaya lilin, namun semua cahaya yang telah berhasil menyinari kegelapan dalam hidup kami. Cahaya itu tidak akan pernah redup, bahkan akan selalu hidup di dalam hati kamu. Bagiku engkau adalah keabadian yang cahaya itu akan selalu ada dalam setiap langkah dalam menggapai asa. Selamat Hari Guru Nasional!
(Ahmad Habib)

