
Proses penyerahan hasil karya kepada siswa-siswi
8 Agustus 2022—Penyerahan hasil karya gerakan literasi jilid 2 di lapangan sekolah SMPN 4 Waru berlangsung dengan tertib dan khidmat. Bapak Khoirul Huda selaku kepala sekolah memberikan buku kumpulan cerita pendek berjudul “Kotak Pandora” kepada 12 Anak terbaik, yaitu: Azrina Firhandini, Dea Aulia Wulandari, Muhammad Satria Darmawan, Nadira Vita Aprilia. Amira Nasywa Azizah, Khansa Tsabita Khairani, Dewi Agustin, Naufal Rifqi Anas, Naurava Raditya Putri, Vivi Nanda Puspita, Gadis Aprilliani, Bebbie Martha Emily P.
Penyerahan dilakukan setelah proses upacara. Bu Lilik Joeniarti selaku Kepala Gerakan Literasi memanggil kedua belas anak untuk maju ke depan, kemudian Pak Huda memberikan satu buah buku untuk masing-masing anak sebagai tanda apresiasi, dan penghargaan atas hasil buah tangan mereka. Tak luput pula juga memberikan motivasi terhadap anak-anak lain agar semakin gencar dalam melaksanakan dan memajukan gerakan literasi di sekolah ini.
Proses pembuatannya berlangsung selama kurang lebih dua bulan, mulai dari Bulan Mei hingga Juni, menyasar pada kelas 8.1 hingga 8.4. Meskipun dilakukan pada saat masih dalam masa pemulihan pandemi, tetap tidak menurunkan semangat mereka menulis. Peserta didik mengaku senang dan berantusias karena mereka dapat mengkreasikan ide-ide dan isi pikiran mereka ke dalam bentuk cerita yang menarik dan imajinatif. Terbukti hasil ide kreatif mereka tertuang menjadi sebuah buku dengan jumlah halaman sebanyak 131 halaman, dan terdiri dari 12 cerita pendek dengan berbagai genre, mulai dari genre romansa, fantasi, kehidupan sehari-hari hingga genre apocalypse, dan sci-fi ada di dalamnya.
“Saya hobi menulis cerita fiksi, jadi dengan adanya kegiatan ini saya bisa menyalurkan hobi dan menunjukkan kemampuan saya kepada orang tua, guru, dan teman-teman.” Kata Naurava sewaktu diwawancara.

Tampak depan sampul buku Kumpulan Cerita Pendek Janji Kotak Pandora.
Gerakan literasi sendiri sudah berlangsung sejak tahun kemarin dengan diprakarsai oleh kepala sekolah sebelumnya yaitu Bu Netti Lestiningsih. Dengan judul buku pertama adalah “Goresan Cerita di Masa Pandemi” yang berisi kumpulan cerita anak-anak sewaktu dalam masa Pandemi Covid.
Diharapkan dengan diadakannya kegiatan literasi ini secara rutin, dapat meningkatkan motivasi dan niat anak dalam berliterasi, sehingga dapat menciptakan generasi yang gemilang.
(Ahmad Habib)
