Sebagai bagian dari implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), SMP Negeri 4 Waru terus mendorong peserta didik untuk belajar secara kontekstual dan bermakna. Pada Rabu, 23 Juli 2025, sekolah mengadakan kunjungan edukatif ke Kantor Graha Pena Jawa Pos, Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan OSIS-MPK, Tim Jurnalis Sekolah, dan Duta Literasi SMP Negeri 4 Waru.
Kunjungan ini merupakan bentuk nyata dari tema P5 “Rekayasa dan Teknologi”, yang bertujuan untuk memperluas wawasan siswa tentang dunia jurnalistik, media massa, dan pentingnya peran informasi dalam masyarakat.
Kegiatan dimulai dengan sesi tanya jawab interaktif bersama perwakilan redaksi Jawa Pos. Para siswa tampak antusias menggali informasi seputar proses kerja di media cetak, mulai dari pencarian dan peliputan berita oleh wartawan, pengetikan dan penyusunan naskah berita, proses editing dan desain tata letak (template koran), hingga proses percetakan akhir sebelum koran didistribusikan ke pembaca.
Setelah sesi diskusi, peserta diajak berkeliling gedung Graha Pena, menyusuri ruang-ruang redaksi tempat para editor, jurnalis, dan desainer grafis bekerja. Siswa dapat secara langsung menyaksikan bagaimana sebuah berita disusun dan disajikan secara profesional serta bagaimana kerja tim redaksi dalam memenuhi tenggat waktu harian yang ketat.
Sebagai penutup kegiatan, siswa mendapat kesempatan langka untuk menyaksikan liputan berita secara langsung di studio JTV, salah satu stasiun televisi yang berada di bawah naungan Jawa Pos Group. Mereka menyaksikan proses siaran langsung oleh presenter JTV, mulai dari persiapan naskah berita, penggunaan alat prompter, hingga teknik penyampaian berita di depan kamera.
Kegiatan ini memberikan pengalaman luar biasa dan wawasan baru bagi siswa tentang dunia jurnalistik dan media massa. Selain memperluas literasi media, kunjungan ini juga menumbuhkan minat dan semangat berkarya dalam bidang penulisan, penyiaran, dan komunikasi visual.
Melalui kegiatan P5 ini, SMP Negeri 4 Waru berharap dapat mencetak generasi muda yang kritis, komunikatif, dan melek media, sekaligus menginspirasi mereka untuk berkontribusi secara positif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.









